Legal Protection of Medical Personnel in Voluntary Health Services

Authors

  • Riska Febria Afrila Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Henry Aspan Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Muhammad Arif Sahlepi Universitas Pembangunan Panca Budi

Keywords:

Legal Protection; Medical Personnel; Voluntary Health Services

Abstract

Voluntary health services constitute an integral component of efforts to achieve equitable health access in Indonesia; however, medical personnel involved face complex legal risks due to unclear legal protection under conditions of limitation. This study aims to analyze the legal protection arrangements for medical personnel in voluntary health services under Law Number 17 of 2023 concerning Health, and to formulate policy recommendations to strengthen such protection. The research employs a normative juridical method, combining statutory and conceptual approaches, and utilizes descriptive-prescriptive analytical techniques across primary, secondary, and tertiary legal materials. The findings indicate that although Articles 439 and 440 of Law Number 17 of 2023 have established a foundation for legal protection, implementation continues to face significant challenges, including ambiguity in the definition of "specific limitation conditions," problematic informed consent in emergencies, difficulties in proving service standards, incomplete medical documentation, and the absence of operational legal protection mechanisms. The study concludes that comprehensive measures are necessary to strengthen legal protection by formulating specific derivative regulations, establishing registration and legal protection insurance systems, strengthening the role of professional organizations, providing health law training, and promoting community education, requiring synergy among government, professional organizations, academics, and civil society

References

Achmad, R. (2022). Pengantar Hukum Kesehatan Indonesia. Jakarta: Kencana.

Budiman, A. (2023). Good Samaritan Law: Perbandingan hukum dan implementasinya di Indonesia. Jurnal Hukum Internasional, 15(3), 234-251.

Cahyono, S. B. (2020). Membangun Budaya Keselamatan Pasien dalam Praktik Kedokteran. Jakarta: Kanisius.

Fitriani, R., & Hakim, L. (2024). Implementasi perlindungan hukum tenaga kesehatan pasca berlakunya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023. Jurnal Hukum Kesehatan Indonesia, 7(1), 45-62. https://doi.org/10.25077/jhki.v7i1.234

Guwandi, J. (2021). Hukum Medik (Medical Law) (Edisi 5). Jakarta: Balai Penerbit FKUI.

Guwandi, J. (2022). Dokumen dan Rekam Medis. Jakarta: Balai Penerbit FKUI.

Hanafiah, M. J., & Amir, A. (2020). Etika Kedokteran dan Hukum Kesehatan (Edisi 6). Jakarta: EGC.

Hartono, B., & Kusumawati, L. (2024). Praktik informed consent dalam pelayanan kesehatan sukarela: Studi empiris. Jurnal Bioetika Indonesia, 11(2), 89-104.

Hidayat, A., & Marlina, S. (2023). Informed consent dalam pelayanan kesehatan: Tantangan dan solusi di era Undang-Undang Kesehatan baru. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 19(2), 112-125. https://doi.org/10.24815/jkk.v19i2.456

Ibrahim, J. (2020). Teori dan Metodologi Penelitian Hukum Normatif (Edisi Revisi). Malang: Bayumedia Publishing.

Isfandyarie, A. (2021). Tanggung Jawab Hukum dan Sanksi bagi Dokter. Jakarta: Prestasi Pustaka.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2020-2024. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Komalawati, V. (2019). Peranan Informed Consent dalam Transaksi Terapeutik. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Kusuma, D., & Wijayanti, A. (2024). Perlindungan hukum tenaga medis sukarela: Tantangan implementasi di Indonesia. Indonesian Journal of Health Policy, 13(1), 45-60.

Kusuma, H., & Andayani, P. (2024). Standar pelayanan kesehatan dalam kondisi keterbatasan: Perspektif hukum dan etika. Indonesian Journal of Health Law and Ethics, 3(1), 78-94. https://doi.org/10.31000/ijhle.v3i1.678

Marzuki, P. M. (2021). Penelitian Hukum (Edisi Revisi). Jakarta: Prenada Media Group.

Nugroho, B., & Larasati, D. (2024). Dokumentasi medis sebagai alat bukti dalam sengketa medis: Analisis kasus pelayanan kesehatan sukarela. Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia, 10(2), 134-148. https://doi.org/10.7454/jarsi.v10i2.890

Nusantara, H., & Permatasari, R. (2024). Model registrasi pelayanan kesehatan sukarela berbasis risiko. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 12(2), 156-170.

Pohan, I. S. (2020). Jaminan Mutu Layanan Kesehatan: Dasar-dasar Pengertian dan Penerapan. Jakarta: EGC.

Pramono, D., & Hidayat, T. (2023). Analisis kasus malpraktik dalam pelayanan kesehatan sukarela. Jurnal Hukum Kesehatan, 16(4), 312-328.

Pratama, Y., & Sari, N. (2023). Pemahaman tenaga medis terhadap perlindungan hukum dalam pelayanan kesehatan sukarela. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 12(4), 201-215. https://doi.org/10.22146/jkki.v12i4.567

Rahman, F., & Sulistyowati, E. (2024). Perlindungan hukum tenaga kesehatan dalam pelayanan kesehatan berbasis komunitas. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 20(1), 56-70. https://doi.org/10.30597/mkmi.v20i1.234

Rahmawati, D., Kusumawati, A., & Santoso, B. (2024). Analisis yuridis perlindungan hukum tenaga kesehatan berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023. Soepra Jurnal Hukum Kesehatan, 10(1), 89-105. https://doi.org/10.24167/shk.v10i1.456

Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Jakarta: Lembaran Negara Republik Indonesia.

Sampurna, B., Syamsu, Z., & Siswaja, T. D. (2020). Bioetik dan Hukum Kedokteran. Jakarta: Pustaka Dwipar.

Santoso, H., & Wibowo, P. (2023). Analisis putusan pengadilan terkait gugatan tenaga medis dalam pelayanan sukarela. Jurnal Yudisial, 16(3), 267-285.

Saputra, R., & Wijaya, K. (2024). Mekanisme perlindungan hukum tenaga kesehatan: Tinjauan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023. Jurnal Ilmu Hukum, 15(2), 167-182. https://doi.org/10.26623/jih.v15i2.789

Soekanto, S., & Mamudji, S. (2021). Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat (Edisi Revisi). Jakarta: Rajawali Pers.

Sofyan, A. M., & Asis, A. (2022). Hukum Kesehatan: Kajian tentang Hubungan Hukum dalam Pelayanan Kesehatan. Makassar: Pustaka Pena Press.

Suryani, L., & Prasetyo, H. (2023). Peran organisasi profesi dalam perlindungan hukum tenaga kesehatan. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 26(3), 145-159. https://doi.org/10.22146/jmpk.v26i3.345

Suyanto. (2022). Model asuransi perlindungan hukum tenaga kesehatan. Jurnal Asuransi dan Manajemen Risiko, 9(1), 78-92.

Syahputra, I., & Nasution, Z. (2023). Aspek hukum pelayanan kesehatan sukarela di Indonesia: Tantangan dan peluang. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 53(4), 890-910. https://doi.org/10.21143/jhp.vol53.no4.3890

Triwibowo, C., & Bahri, S. (2021). Etika dan Hukum Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Wignjosoebroto, S. (2019). Hukum: Paradigma, Metode dan Dinamika Masalahnya. Jakarta: Huma.

Wulandari, T., & Setiawan, A. (2024). Pelayanan kesehatan sukarela sebagai upaya pemerataan akses kesehatan: Perspektif hukum kesehatan. Jurnal Kesehatan Vokasional, 9(1), 23-37. https://doi.org/10.22146/jkesvo.v9i1.234

Downloads

Published

2025-10-27

Most read articles by the same author(s)