Implementation of Differentiated Learning in PAI Subjects: Optimizing Kurikulum Merdeka in Inclusive Classrooms

Authors

  • Rizaldi Isnanta Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Charles Rangkuti Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Muhammad Yunan Harahap Universitas Pembangunan Panca Budi

Keywords:

Differentiated Learning, Pendidikan Agama Islam, Inclusive Classroom, Kurikulum Merdeka, ‘Ala Qadri ‘Uqulihim.

Abstract

This study aims to analyze in depth and practically the planning, implementation, and evaluation of differentiated learning in Islamic Religious Education (Pendidikan Agama Islam) subjects in inclusive classrooms, as well as to identify the supporting and inhibiting factors faced by teachers. Using a qualitative descriptive approach with a case study method, this research was conducted at SMP Swasta An-Nisa Sunggal, Jalan Kemiri No. 62/64. Data were collected through classroom observation techniques, in-depth interviews with PAI teachers, the school principal, as well as regular and special needs students, supplemented by the documentation of Alur Tujuan Pembelajaran and Modul Ajar. Data analysis was performed using the Miles and Huberman interactive model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing, with its validity tested using technical and source triangulation. The results showed that the PAI teacher initiated the learning cycle by conducting initial cognitive and non-cognitive diagnostic assessments to map students' learning readiness, interests, and learning style profiles. At the implementation stage, the teacher successfully integrated the three pillars of differentiation consistently, namely content differentiation through the provision of text-based materials, prophet story audios, animated videos, and physical props; process differentiation through small group discussions, peer tutoring methods, and periodic individual assistance (scaffolding); and product differentiation by providing flexible and adaptive freedom to demonstrate religious understanding according to human intellectual capacity (‘ala qadri ‘uqulihim). Despite facing obstacles in the form of limited time for instrument preparation and uneven training in inclusive pedagogy for religious teachers, the presence of structural policy support from the school principal became a crucial supporting factor. This study concludes that differentiated learning in PAI subjects is proven effective in increasing student engagement and substantial understanding in inclusive classrooms equitably without any child feeling marginalized.

References

Al-Tabany, T. I. B. (2021). Desain pembelajaran berdiferensiasi: Mengakomodasi keberagaman

siswa di kelas inklusif. PT Bumi Aksara.

Ananda, R., & Rangkuti, C. (2026). Dinamika pendidikan Islam di era modern: Reorientasi

lembaga pendidikan yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing global. Jurnal Pendidikan Islam Kontemporer, 7(1), 45–58.

Andini, D. W. (2022). Implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka

pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Kebijakan dan Pengembangan Pendidikan, 10(2), 112–125.

Azwar, S. (2023). Metode penelitian kualitatif dan aplikasinya dalam dunia pendidikan. Pustaka

Pelajar.

Faiz, A., Prasetiyo, A. R., & Kurniawaty, I. (2022). Pembelajaran berdiferensiasi dalam program

Guru Penggerak pada moda Kurikulum Merdeka. Jurnal Basicedu, 6(2), 2846–2853.

Gardner, H. (2020). Multiple intelligences: New horizons in theory and practice (Basic Books ed.). Basic Books.

Herwitt, R. A., & Tomlinson, C. A. (2021). Proactive instructional design: Differentiating content

and process in the inclusive classrooms. International Journal of Inclusive Education, 25(4), 412–429.

Ismaraidha, Harahap, M. Y., & Hannum, L. (2024). Pembentukan karakter religius anak melalui

budaya literasi di sekolah. Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Evaluasi Pembelajaran, 4(2), 89–101.

Kamaruddin, K., & Masruroh, S. (2023). Pedagogi profetik (Prophetic pedagogy) dalam

menyikapi keragaman kecerdasan emosional anak. Jurnal Studi Islam Indonesia, 11(3), 201–215.

Makarim, N. A., & Syarif, M. (2022). Urgensi fleksibilitas kurikulum baru terhadap hak belajar

anak berkebutuhan khusus di sekolah reguler. Jurnal Ilmiah Pendidikan Inklusi, 6(1), 15–30.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods

sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Minsih, M., Anif, S., Kasriman, K., & Mujahid, I. (2021). Tantangan guru dalam melaksanakan

pembelajaran inklusif di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(6), 5612–5620.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi Revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Munir, M. (2022). Kurikulum Merdeka PAI: Prinsip, strategi, dan adaptasi instruksional kelas.

Rajawali Pers.

Prastowo, A. (2023). Analisis kurikulum dan implementasi asesmen diagnostik dalam

pembelajaran berdiferensiasi. PT Remaja Rosdakarya.

Priyatni, E. T., & Sukamto, H. (2022). Peta konsep dan diferensiasi produk sebagai pemenuhan

hak belajar yang adil bagi siswa lambat belajar. Jurnal Pedagogi Teoretis dan Praktis, 16(2), 78–92.

Rangkuti, C., Ependi, R., & Amin, N. (2023). Evaluasi dan pengembangan metode menghafal

berdasarkan kecerdasan majemuk siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Panca Budi, 3(2), 123–136.

Sanjaya, W. (2021). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.

Santoso, B., Wardani, K., & Utama, S. (2023). Pemetaan profil gaya belajar siswa menggunakan

instrumen diagnostik non-kognitif pada sekolah inklusif. Jurnal Evaluasi Pendidikan Sinta, 8(2), 145–159.

Sidiq, U., & Choiri, M. (2021). Metode penelitian kualitatif di bidang pendidikan. Nata Karya.

Siregar, S., Harahap, M. Y., & Rangkuti, C. (2025). Profesionalisme guru Pendidikan Agama

Islam: Analisis kepekaan transformatif guru sebagai murabbi, muallim, dan muaddib di era modern. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Keagamaan, 9(1), 33–48.

Sugiyono, S. (2022). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, R&D, dan

penelitian tindakan. Alfabeta.

Sulastri A, Rangkuti, C., Hardini, K., & Amri, U. (2026). Kajian tafsir tarbawi terhadap konsep

keberhasilan belajar siswa berbasis pendekatan inklusif. Jurnal Studi Al-Qur'an dan Kemanusiaan, 14(1), 12–27.

Suparta, M., & Alamsyah, R. (2023). Internalisasi nilai sosioreligius inklusif melalui strategi

tutor sebaya pada mata pelajaran PAI. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 8(2), 210–224.

Suryani, N., Achmad, F., & Rahmawati, E. (2022). implementasi asesmen formatif dan sumatif

Downloads

Published

2025-10-27

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >>